Ustad Solmed Tausiyah, Area Utama MTQ Jadi Lautan Manusia

Tampak kehadiran ustad Solmed saat menyampaikan tausiyah, membut area utama MTQ Pemdakab Mukomuko dipenuhi masyarakat. (Foto:Meky/sinarmukomuko.com)

SINARMUKOMUKO.COM – Penutupan MTQ Ke XXXIV Tingkat Provinsi Bengkulu di Kabupaten Mukomuko, pada Sabtu (12/10) pukul 16.18 WIB, diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustad Solmed. Tidak tanggung-tanggung antusias masyarakat yang sangat tinggi, membuat area utama MTQ di komplek pekrantoran Pemdakab Mukomuko, menjadi seperti lautan manusia.

Bupati Mukomuko, Choirul Huda, SH melalui momentum MTQ dan tausiyah yang disampaikan Ustad Solmed nantinya bisa menjadi pengetahuan dan pembelajaran bagi seluruh masyarakat.

“Momentum ini diharapkan bisa menanamkan nilai-nilai baik pada anak. Dan melalui MTQ ini diharapkan bisa menjadi pemersatu kita (daerah,red), dalam Kemajuan bersama. Intinya, kalau kita bersatu dan bersama-sama maka akan membuat kita semakin maju dan bersahabat dengan kabupaten lainnya. Oleh sebab itu, mari kita lakukan segala sesuatu dengan memulai dengan rasa kebersamaan,” kat bupati.

Disamping itu, Ustad Solmed dihadapan kafilah dan masyarakat ataupun mamahnya, menyampaikan beberapa pesan. Diantaranya, menyampaikan bahwa obat hati atau yang dalam bahasa arab disebut Rohmah, sangat penting bagi masyarakat untuk tidak menimbulkan rasa iri, dengki dan benci dihati setiap manusia.

“Rohmah (obat hati,red) itu bisa membuat hati yang keras menjadi lembut dan hati yang benci menjadi cinta, serta yang tadinya tidak paham bisa menjadi lebih paham,” ungkap Ustad Solmed.

Tidak hanya itu, Solmed juga menyampaikan bahwa sebagai manusia hamba Allah SWT, diharapkan bisa memanfaatkan karunia Allah SWT. Kemudian, mengharapkan agar al-quran jangan hanya dijadikan bacaan, tetapi juga bisa di aplikasi dan harus di aplikasi didalam kehidupan.

“Dalam al-quranl itu banyak tentang nasehat, surga, neraka, dunia, dan akhirat. Perbanyak baca al-quran dan di aplikasikan dalam hidup. Apalagi kalau saat membaca al-quran hati berguncang. Artinya kita masih dekat dengan Allah dan harus semakin lebih rajin lagi beribadah dan berbuat baik, karena didunia ini kita mengenal yang disebut hablul minallah dan hablul minannas (hubungan manusia dengan Allah dan hubungan manusia dengan sesama manusia). Kita harus berbuat baik didunia dan ingat untuk akhirat, karena dunia ini sementara sedangkan yang dibawa hanyalah kain kafan,” tutupnya.

Penulis : Meky Alka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!