Tepis Calon Boneka, DRP Tegaskan Maju Untuk Perubahan

 

SINARMUKOMUKO.COM – Bakal Calon Bupati Kabupaten Pesisir Selatan periode 2020-2024, Dedi Rahmanto Putra, S.IP, Selasa (15/9) menggelar acara silahturahmi bersama tokoh adat, ninik mamat dan simpatisan relawan, khususnya masyarakat di dua kecamatan yakni Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan dan Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan. Kegiatan yang dimulai sejak sehari penuh tersebut dibagi menjadi tiga sesi.

Dalam sambutannya, Dedet sapaan akrab Dedi yang juga biasa disingkat DRP menegaskan bahwa dirinya bukan boneka dalam pentas demokrasi Pilkada pemilihan Bupati – Wakil Bupati Pesisir Selatan. Ia juga menampik perihal isu yang menyebutkan dirinya diberi uang untuk maju Pilkada dengan alasan untuk memecah suara, dan bahkan terkait adanya isu yang menyebutkan dirinya menjadi calon bupati adalah tujuan terakhir setelah muncul beberapa kandidat.

“Meskipun aso isu yang meyebutkan, ambo ko sebagai kandidat boneka. Yang jelas ambo maju, memang lah niat ambo untuk merubah keadaan negeri (daerah,red) iko,” kata DRP.

“Kalaupun ado isu tentang ambo ko dibayar untuk maju dengan beberapo alasan yang berusaha menjatuhkan. Yang jelas ambo maju ko sudah niat ambo dan isu tersebut tidak benar. Daripada dibayar, masih mending jadi Ketua Komisi IV di DPRD Pesisir Selatan. Sebab saat maju iko, ambo lah sah mengundurkan diri dari kursi legislatif. Artinyo memang sudah tekad ambo untuk memajukan negeri iko. Membuat perubahan yang akhirnya akan Maju, Merata dan Sejahtera,” tambahnya.

Ia pun menjelaskan, terkait isu datang sebagai kandidat di akhir. Justru dirinyalah yang lebih dulu menyatakan sikao jauh-jauh hari, bahkan saat mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Pesisir Selatan periode 2019-2024. Hal itu pun dibernarkan dari adanya pernyataan dari beberapa tokoh yang hadir dalam acara silahturahmi tersebut.

“Dedet iko lah jauh-jauh hari menyampaikan niatnyo untuk maju di Pilkada sebagai Calon Bupati. Bahkan beliau ko (Dedet,red) sempat menyampaikan duduk atau tidak duduk, terpilih atau tidak terpilih sebagai dewan. Dirinyo tetap maju untuk Calon Bupati. Sebab beliau memang mau membuat perubahan untuk nagari iko. Jadi isu yang berkembang itu salah dan tidak benar sama sekali. Ikolah calon bupati kito. Yang akan membuat perubahan untuk kemajuan yang merata sehingga membuat masyarakat semakin lebih sejahtera,” ungkap salah satu tokoh yang hadir saat menyampaikan sambutannya.

Terakhir, Dedi Rahmanto Putra, S.IP yang bakal maju berpasangan dengan Arfianof Rajab, SE asli dari Salido, Pesisir Selatan. Menyampaikan tekadnya bahwa dirinya benar-benar serius dan matang untuk maju dalam Pilkada dan optimis untuk meraih suara sebagai bupati dengan bantuan dan dukungan masyarakat. Sebab dirinya menyadari yang berjuang saat ini adalah masyarakat. Oleh sebab itu, Dedet juga menghimbau agar masyarajat aktif dalam proses pemilihan 9 Desember mendatang. Hindari golput, karema suara atau hak pilih masyarakat yang akan membuat perubahan untuk daerah ini. Pilkada iko adalah pemilihan kepala daerah artinyo pemilihan bupati. Lihat saja yang tertulis pasri Peraturan Gubernur (Pergub), Peraturan Bupati (Perbup). Oleh sebab itu, ia maju untuk calon bupati, karena ingin mewujudkan visi dan misinya bersama Arfianof Rajab, SE untuk membuat perubahan agar semakin Maju, Merata dan Sejahtera.

“Jika saja hari ini pemilihan bupati melalui DPRD, maka ambo sudah menjadi bupati saat iko. Sebab dari jumlah kursi partai di DPRD. Kami pasangan Dedi Rahmanto Putra dan Arfianof Rajab diusung 5 partai dengan total jumlah 16 kursi. Artinya untuk jumlah kursi terbanyak tentu kami. Tapi karena pemilihan ini adalah dilakukan oleh masyarakat. Maka dengan kerendahan hati, tentu kami akan bisa berbuat dan membuat perubahan untuk kemajuan, merata dan sejahtera karena masyarakat. Sebab masyarakatlah yang akan memilih untuk kemajuan dan perubahan itu,” tutupnya.

Penulis : Meky Nilau

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!