SMAN 01 Mukomuko Terima PPDB Lewat 4 Jalur Ini, Siti : Tatap Muka Pakai Shift, Prokes Tetap Jadi Prioritas

SINARMUKOMUKO.COM – Hingga berita ini di onlinekan, Selasa, 13 Juli 2021, diketahui jumlah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 01 Mukomuko terus mengalami perubahan. Data terhimpun oleh sinarmukomuko.com berdasarkan keterangan Kepala Sekolah (Kepsek), Siti Indayarti, M.TPd ketika dikonfirmasi diruang kerjanya. Adapun jumlah siswa yang sudah mendaftar berdasarkan data PPDB mencapai 297 siswa melalui 4 jalur. Masing-masing diantaranya, jalur Afirmasi sebanyak 38 siswa, Pindahan orangtua 11 siswa, Prestasi 12 siswa, dan Zonasi 236 siswa.

“Ini jumlah sementara karena biasanya dalam waktu di minggu pertama sekolah, pasti masih ada beberapa siswa yang lainnya terkadang belum melakukan pendaftaran ulang atau pindahan dari sekolah lain termasuk dari luar daerah dan alasan lainnya,” kata Siti.

Lanjutnya, ia juga menjelasakan bahwa untuk kuota di SMAN 01 Mukomuko sebanyak 306 siswa dengan rencana 9 rombel. Jadi jika melihat dari jumlah pendaftar saat ini yang mencapai 297 siswa, artinya tidak jauh berbeda dari kuota yang ditargetkan pihak sekolah. Namun jika tidak jumlah pendaftar tidak mengalami perubahan kenaikan angka (jumlah siswa). Maka sekolah tetap melaksanakan KBM dengan 9 rombel yang artinya ditiap kelas akan disesuaikan dengan pembakian dari jumlah pendaftar.

“Kita tetap menggunakan 9 rombel atau ruang kelas. Tinggal nanti jumlah siswa akan dibagi denghan jumlah rombel. Seperti contoh jika kuota 306 siswa, maka ketika dibagi 9 rombel menjadi 34 siswa di tiap masing-masing kelas. Maka untuk jumlah 297 siswa rekapitulasi sementara saat ini, sekitar 33 siswa ditiap kelas nantinya,” jelasnya lagi.

Ia juga menegaskan, bahwa selama pandemi, pihaknya melakukan kegiatan proses KBM dengan cara ber shift atau gantian. Namun tetap dengan selalu memprioritaskan protokol kesehatan (prokes) sesuai perintah dan yang diterapkan pemerintah. Oleh sebab itu meski di pandemi saat ini, ia berharap agar dengan situasi pembelajaran yang belum kondusif, para guru dapat melaksanakan tugas secara baik  kondusif sesuai programnya masing-masing, sehingga para siswa juga mampu mengikuti program sekolah dengan baik dan efektif. Sehingga hasil akhirnya dapat mewujudkan proses belajar mengajar dengan maksimal.

“Kami disekolah ini selalu memprioritaskan prokes. Mulai dari pintu gerbang sampai proses KBM didalam kelas yang selalui diawasi dan dicek langsung oleh satpam dan tim covid di sekolah,” tutupnya sembari menyampaikan bahwa untuk kelas XII total sebanyak 219 siswa dengan rincian 84 laki-laki dan 135 perempuan. Kemudian kelas XI sebanyak 265 siswa dengan rincian 108 laki-laki dan 157 perempuan,” tutupnya.

Penulis : Meky Alka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!