PPDB SMPN 01 Mukomuko Lebihi Target, Yenni : Jam Mengajar Guru Akan Melebihi Dari Guru Sertifikasi

SINARMUKOMUKO.COM – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 01 Mukomuko diketahui melebihi target, lantaran sekolah menjadi referensi dan rujukan bagi siswa sehingga menjadi sekolah favorit bagi peserta didik baru di Kecamatan Kota Mukomuko. Pasalnya, dari jumlah siswa yang mendaftar ditahun sebelumnya (2020) sebanyak 132 siswa dengan jumlah ruangan sebanyak 5 rombel. Ternyata ditahun 2021 ini, jumlah pendaftar peserta didik baru kelas VII mencapai 175 siswa dengan rincian 85 laki-laki dan 90 perempuan. Jumlah ini diperkirakan masih mengalami perubahan bisa jadi terus naik atau tetap, lantaran proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) diperkirakan dalam seminggu ini para siswa masih sibuk melakukan pendaftaran, khususnya pendaftaran ulang.

“Jika ditahun sebelumnya jumlah siswa sebanyak 132 dengan 5 rombel. Alhamdulillah tahun ini meningkat menjadi 175 siswa dengan 6 rombel. Kami bersyukur sekolah ini masih menjadi rujukan favorit bagi siswa baru. Ini adalah salah satu bentuk wujud kepercayaan siswa dan orangtua/wali murid menyekolahkan anaknya di sekolah kami,” kata Kepsek SMPN 01 Mukomuko, Yeni Minanrni, M.TPd ketika ditemui sinarmukomuko.com di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, dari enam kelas tersebut guru juga dibantu tenaga honorer. Kemudian dengan bertambahnya jumlah animo pendaftar, maka jumlah jam guru juga akan bertambah. Jika sertifikasi harusnya 23 jam, maka melihat jumlah peserta didik baru tentu ikut berpengaruh pada jam mengajar guru di SMPN 01 Mukomuko yang nantinya akan memiliki jam mengajar 28 jam.

“Alhamdulillah kita kelebihan jam dan memiliki jumlah pendaftar yang banyak. Ini tentunya tidak terlepas dari peran guru-guru di sekolah ini yang dinilai pro aktif dalam proses KBM maupun menghasilkan generasi anak bangsa yang berkarakter dan berkualitas, sehingga setelah kelulusan dan sampai PPDB dilaksanakan. Sekolah kita mendapatkan jumlah pendaftar yang sangat banyak, bahkan lebih dari target kita sebelumnya,” tambahnya.

Untuk diketahui, dari total 175 siswa di kelas VII, 4 diantaranya merupakan siswa pindahan dari beberapa daerah bahkan luar provinsi. Sedangkan untuk jumlah siswa di kelas VIII sebanyak 131 siswa dengan riancian 68 laki-laki dan 63 perempuan. Kemudian di kelas IX total sebanyak 131 siswa dengan rincian 67 laki-laki dan 64 perempuan.

“Harapan kami di masa pandemi ini, semoga kita semua dapat pembelajaran. Dimana kerjasama antara sekolah dan orangtua memang sangat harus diperhatikan dan dikomunikasian dengan baik. Apalagi pandemi ini kita juga melakukan KBM dengan cara Darring (belajar online,red). Kami juga berharap setelah siswa aktif bersekolah tetap menjaga perintah pemerintah yakni menjalankan protokol kesehatan (prokes) seperti salah satu contohnya tetap menggunakan masker. Intinya melalui proses pembelajaran apapun baik tatap muka maupun darring, di masa pandemi ini kita semua tetap meningkatkan pembelajaran dan jangan sampai ada hambatan untuk masa depan regenerasi bangsa kita,” tutupnya.

Penulis : Meky Alka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!