Pasca Pembentukan Forum TEPRA di Mukomuko, Bengkulu Selatan Direcanakan Jadi Tuan Rumah Untuk Rakor

SINARMUKOMUKO.COM – Dalam rangka pelaksanaan optimalisasi serapan anggaran di lingkup Pemerintahan Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu. Pemerintah Daerah baik Kabupaten,Kota dan Provinsi, akhirnya melakukan pertemuan terkait pembentukan forum TEPRA di ruang rapat Kantor Bupati Mukomuko, pada Kamis, 10 Maret 2022 yang turut dihadiri seluruh perwakilan Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu. Kecuali ada dua kabupaten yang tidak hadir, yakni Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Seluma.

Dalam pertemuan yang dibuka langsung oleh Pj Sekdakab Mukomuko, Drs. Yan Daryat didampingi Assisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Bustari Maller, M.Hum, dan Kabag Administrasi Pembangunan, Sirat Purnama, STP,MEc.Dev serta turut dihadiri Kabag Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Bengkulu, Ilse, SE, MM.

Dijelaskan Sirat Purnama, STP,MEc.Dev selaku Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab Mukomuko, pembentukan forum TEPRA dibawah naungan Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Bengkulu adalah untuk mempermudah koordinasi antara masing-masing daerah.

“Dibentuknya forum TEPRA untuk mempermudah koordinasi, sehingga nantinya serapan anggaran ditengah pandemi bisa tetap berjalan maksimal dan optimalisasi serapan anggaran pemerintah bisa tercapai untuk ikut membantu percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Disamping itu, Assiten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setdakab Mukomuko, Bustari Maller, M.Hum, sistem pengelolaan TEPRA dimasing-masing daerah memang perlu dimaksimalkan dan dioptimalkan, sehingga percepatan penyerapan anggaran bisa terealisasi dengan baik. Hal ini sesuai dengan tujuan pelaksanaan rakor yang ingin menyamakan persepsi dalam pengelolaan TEPRA, sebagaimana yang diatur sesuai Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 20 Tahun 2015 tentang TEPRA.

“TEPRA merupakan bagian penting dalam hal mengontrol realisasi kerja dan serapan anggaran pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota. Oleh sebab itu, pembentukan forum TEPRA dinilai sangat perlu, karena sekaligus bertujuan sebagai wadah koordinasi masing-masing daerah untuk memaksimalkan operasional pengelolaan TEPRA kedepannya,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kabag Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Bengkulu, Ilse, SE, MM juga menegaskan agar nantinya setelah pembentukan forum dan pelaksanaan rakor, tim TEPRA masing-masing kabupaten maupun kota yang sudah terbentuk agar bisa lebih cermat dalam melakukan update informasi mengenai TEPRA.

“Setelah pembentukan forum TEPRA di Mukomuko, direncanakan untuk rakor akan dilaksanakan di Bengkulu Selatan. Adapun pelaksanaan rakor yang per empat bulan sekali atau per caturwulan. Yang jelas setelah pemebntukan forum TEPRA ini, kita akan lakukan rakor dulu. Setalah itu baru kita akan evaluasi sehingga keseragaman dimasing-masing daerah khusunya dalam menginput dan mengupdate sudah bisa seragam semuanya. Oleh sebab itu nantinya juga akan dilakukan bimtek, seperti contoh akan dimulai dari hal seperti dokumen, inti detail yang di input, dan lain sebagainya. Dan harapan dari TEPRA sendiri bisa terintegrasi dengan baik ke SIPD,” tegasnya. (Advetorial)

Penulis : Meky Alka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!