Dekranasda Mukomuko Juara 1 dan Favorit, Ini Kata Mereka

Beginilai proses pengambilan gambar para model dari Dekranasda Mukomuko yang menggunakan kain batik dalam ajang Lomba Cerita Wastra Deskrada Bengkulu.

SINARMUKOMUKO.COM – Sebagai lembaga yang handal dalam mendukung kemandirian ekonomi Indonesia, menyiapkan regenerasi Sumber Daya Manusia (SDM) atau perajin yang unggul dan menggali, melestarikan dan mengembangkan warisan tradisi dan budaya bangsa. Dekranas yang merupakan singkatan dari Dewan Kerajinan Nasional tentunya menjadi wadah organisasi nirlaba yang menghimpun pencinta dan peminat seni untuk memayungi dan mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha tersebut, serta berupaya meningkatkan kehidupan pelaku bisnisnya, yang sebagian merupakan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM).

Begitupun yang terjadi di Kabupaten Mukomuko, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Mukomuko dibawah asuhan kepemimpinan Hj. T. Nurliyana Habsjah, SE, M.Pd atau yang biasa akrab disapa Liya Sapuan. Akhirnya berhasil menorehkan prestasi dalam pengumumpan pemenang “Lomba Ceritawastra Dekranasda Bengkulu”. Adapun dalam perlombaan tersebut, Dekranasda Mukomuko tidak hanya berhasil meraih Juara 1, namun juga sekaligus menjadi juara favorit. Selanjutnya juara 2 diraih Dekrasda Provinsi Bengkulu, dan juara 3 Dekranasda Bengkulu Utara.

Sekretaris Dekranasda Mukomuko Nurdiana Ramdani menyebutkan, Dekranasda Mukomuko berhasil meraih juara 1 dan juara favorit setelah berhasil memperkenalkan Batik Tando Pusako Kabupaten Mukomuko. Selanjutnya harapan kedepan Batik Mukomuko agar semakin dikenal baik tingkat nasional maupun internasional.

“Jika selama ini yang beredar baru batik Cap. Kami bersama ibu bupati (Ketua Dekrasda Mukomuko,red) tentunya juga berusaha dan berupaya untuk terus memperkenalkan Batik Tulis Tando Pusako. Karena batik cap tentunya dibuat memang pakai cap, sedangkan Batik Tulis Tando Pusako dibuat asli dengan tulis tangan perajin langsung,” kata Nurdiana.

Disamping itu, perwakilan kaum hawa (wanita) di Kabupaten Mukomuko, Sri Rezeki yang berdinas di Kantor Dinas Pertanian Mukomuko dan Ika Yudiasari, Amd. Kep yang berdinas di RSUD Mukomuko ikut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Dekranasda Mukomuko. Sri Rezeki yang akrab disapa Kiki menyampaikan harapannya agar kedepan Dekranasda Mukomuko bisa terus gencar melakukan promosi memperkenalkan Batik Tulis Tando Pusako. Hal yang sama disampaikan Ika Yudiasari yang akrab disapa Ika. Dirinya terlebih dahulu menyampaikan apresiasi prestasi yang ditorehkan Dekranasda Mukomuko.

“Selaku masyarakat Mukomuko, saya sangat bangga dengan terpilihnya Dekranasda Mukomuko sebagai juara 1 dan juara favorit. Artinya keberadaan Dekranasda Mukomuko dibawah kepemimpinan Ibu Liya Sapuan sangat bagus. Semoga melalui ini, bisa sekaligus memberi pengetahuan dan pemahaman baru bagi seluruh masyarakat khusunya dari luar daerah, untuk mengetahui akan betapa banyaknya kebudayaan dan potensi alam yang ada di Mukomuko. Mari bersama kita ikut melestarikan keindahan alam, budaya dan wisata yang sudah ada. Semoga apa yang telah menjadi cirri khas dari Kabupaten Mukomuko ini dapat dipertahankan dan dilestarikan sehingga lebih dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Ika.

 

Terpisah, Ketua Umum (Ketum) Aliansi Remaja Gemar Aktitifita (ARGA) Kabupaten Mukomuko, Suryadi Arga yang kini berada di Bandung, Provinsi Jawa Barat juga menyampaikan apresiasnya, selaku putra daerah dari Kabupaten Mukomuko dibawah komando Hj. T. Nurliyana Habsjah, SE, M.Pd atau yang biasa akrab disapa Liya Sapuan, tentu pastinya menjadi kebanggan tersendiri bagi ARGA. Apalagi melalui momentum tersebut Dekranasda Mukomuko dinilai mampu menonjolkan potensi daerah yang tadinya terpendam dan tidak kelihatan, sehingga akhirnya bisa diangkan menjadi sebuah mahakarya yang sangat bagus dan bernilai tingi seperti Batik Tando Pusako.

“Dengan prestasi ini tentunya beliau (Liya Sapuan,red) sebagai orang baru dinilai bisa mengkombinasikan kultur daerah dalam sebuah karya seni yang nyata dan sekaligus membuktikan bahwa Ibu Liya sebagai istri orang nomor wahid di Kapuang Sati Ratau Batuah juga sudah ikut serta dalam upaya proses pembentukan karakter daerah. Ini luar biasa dan memberi contoh kepada generasi milenial kedepannya bawsanyanya tidak ada yang tidak mungkin. Mukomuko itu kaya akan SDA dan SDM, jadi tinggal bagaimana kita untuk mengeksplore potensi tersebut. Melalui momentum ini, artinya Ibu Liya Sapuan sudah membuka gerbang kreatifitas untuk milenial, bahwanya kita bisa menjadi yang terbaik dari daerah lain. Dan saya dengar beliau ikutkan juga di event nasional Hari Kartini, sekali lagi tentunya Arga dan kita semua masyarakat Mukomuko berharap dan berdoa akan kembali bisa membuat prestasi dan menjadi yang terbaik. ” tambah Arga.

Sementara itu, Camat Penarik yang juga merupakan Wakil Ketua Umum ARGA Kabupaten Mukomuko, Sutrisna Imam Santosa, SH juga ikut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan yang ditorehkan Dekranasda Mukomuko. Semoga kedepannya dengan keberhasilan ini bisa memberi motivasi dan semangat kepada para  pengrajin di Mukomuko agar semakin berinovasi untuk maju di event-event lain sehingga bisa maju ke tingkat kancah nasional maupun internasional.
“Sebagai Camat di Penarik, tentunya saya bersama masyarakat di kecamatan dan didesa-desa selalu menghimbau untuk terus aktif di mendukung kegiatan pemerintah yang untuk mengharumkan nama daerah. Adapun partisipasi peran aktif kami di kecamatan dan didesa tentunya dalam hal mendukung kegiatan dimedia sosial seperti melalui instagram dan lain sebagainya.  Dan sebagai Wakil Ketua Umum ARGA Mukomuko, tentunya dalam hal ini seperti adanya Satgas Bina Usaha dan Mandiri, kedepan akan menjadi prioritas untuk bersinergi terkait Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) agar semakin hidup dan berkembang untuk ikut memajukan perekonomian di Kabupaten ini,” tambah Sutrisna yang akrab disapa Cik Ais.

Disisi lain, saat dikonfirmasi langsung, Ketua Dekranada Mukomuko, Hj. T. Nurliyana Habsjah, SE, M.Pd atau yang biasa akrab disapa Liya Sapuan menyebutkan, dirinya terlebih dahulu menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah memberikan apresiasi atas prestasi yang ditorehkan Dekranasda Mukomuko dalam pengumuman Pemenang Lomba Ceritawastra Dekranasda Bengkulu. Semoga kedepannya Batik Tando Pusako yang menggabarkan tentang kekayaan flora dan fauna yang dimiliki Mukomuko seperti Ikan Mikih dan Lokan yang merupakan makanan khas daerah ini, dipadukan dengan kelapa sawit yang menjadi sumber ekonomi utama masyarakat setempat serta penggabungan cerano sebagai simbol bahwa masyarakat Mukomuko berpegang teguh terhadap adat-istiadat, dibalut dengan harmonisasi Bunga Rafflesia dan motif besurek sehingga memancarkan pesona keindahan melalui kain batik, agar bisa terus diperkenalkan dan dipromosikan ke seluruh event kegiatan yang ada. Sehingga kedepannya seperti apa yang di inginkan masyarakat bersama agar semakin dikenal ditingkat nasional maupun internasional bisa semakin terwujud.

“Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT dan terimakasih kepada semua tim yang telah bekerja sama, sehingga bisa berhasil meraih juara 1 dan juara favorit. Semoga kedepan kita bisa memberikan yang terbaik demi Kabupaten kita tercinta, Kabupaten Mukomuko,” tutupnya.

Untuk diketahui, sebelum dinyatakan sebagai pemenang juara 1 dan juara favorit. Dekrasnada Mukomuko yang mengikuti lomba cerita wastra dalam ajang kompetisi foto menggunakan kebaya dan batik tradisional daerah Bengkulu. Terhitung 24 Maret hingga 12 April 2021, setiap peserta mengunggah foto terbaik dimedia Instagram dan Facebook. Alhasil, Kain Batik Tando Pusako yang diperankan sebagai model, Ketua Dekranasda Mukomuko, Hj. T. Nurliyana Habsjah, SE, M.Pd (Liya Sapuan) berhasil mendapatkan dukungan sebanyak 1.580 like dan 39 komentar di media Instagram sehingga diumumkan sebagai juara favorit. Selanjutnya, foto model Dekranasda Mukomuko yang diperankan Uci Rahayu diumumkan sebagai pemanang juara 1 berdasarakan penetapan dewan juri.

Penulis : Meky Alka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!